Real Madrid memastikan langkah ke babak 16 besar Copa del Rey musim 2025/26 setelah meraih kemenangan dramatis 3-2 atas tim divisi tiga, Talavera, dalam laga yang berlangsung di Estadio El Prado, Kamis dini hari WIB. Meski di atas kertas Los Blancos jauh lebih diunggulkan, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa perjalanan mereka sama sekali tidak mudah. Talavera tampil tanpa beban dan memberi perlawanan sengit hingga menit-menit akhir pertandingan.

Laga ini menjadi gambaran klasik Copa del Rey, di mana tim kecil kerap tampil penuh semangat dan memaksa raksasa Spanyol bekerja ekstra. Real Madrid memang akhirnya keluar sebagai pemenang, tetapi skor tipis 3-2 menjadi bukti bahwa Talavera tidak menyerah begitu saja meski menghadapi salah satu klub terbesar di dunia.

Dominasi Madrid, Perlawanan Berani Talavera

Sejak menit awal, Real Madrid mencoba mengambil kendali permainan. Carlo Ancelotti menurunkan kombinasi pemain inti dan pelapis, dengan Kylian Mbappe menjadi tumpuan utama di lini depan. Madrid mendominasi penguasaan bola, namun Talavera tampil disiplin dalam bertahan dan beberapa kali mampu mematahkan alur serangan lawan.

Talavera, yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri, tidak hanya bertahan. Mereka berani melakukan pressing dan sesekali melancarkan serangan balik cepat. Pendekatan ini sempat membuat lini belakang Madrid harus bekerja ekstra, terutama karena tidak adanya VAR pada fase awal Copa del Rey, yang membuat setiap keputusan wasit menjadi krusial.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-41. Real Madrid mendapatkan hadiah penalti setelah wasit menilai Marcos Moreno melakukan handball di kotak terlarang saat berduel dengan Alvaro Carreras. Keputusan ini sempat menuai protes dari pemain Talavera karena bola terlihat mengenai kepala lebih dulu sebelum menyentuh tangan. Namun, tanpa VAR, keputusan wasit tak dapat diganggu gugat.

Kylian Mbappe yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang. Tendangan kerasnya mengecoh kiper Talavera dan membawa Real Madrid unggul 1-0. Gol ini menjadi pembuka bagi Madrid, sekaligus sedikit meredam semangat tuan rumah.

Gol Bunuh Diri Tambah Keunggulan

Menjelang turun minum, Real Madrid berhasil menggandakan keunggulan. Pada menit ke-45+1, Mbappe kembali menjadi aktor utama. Umpan berbahayanya ke depan gawang berusaha dihalau oleh bek Talavera, Manuel Farrando. Namun, upaya tersebut justru berujung petaka karena bola berbelok masuk ke gawang sendiri.

Gol bunuh diri ini membuat Madrid menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0. Secara psikologis, keunggulan dua gol seharusnya memberi rasa aman bagi Los Blancos. Akan tetapi, babak kedua justru menjadi periode yang paling menegangkan bagi tim tamu.

Talavera Bangkit di Babak Kedua

Memasuki paruh kedua, Ancelotti melakukan beberapa rotasi dengan menurunkan sejumlah pemain pelapis. Perubahan ini membuat intensitas permainan Madrid sedikit menurun. Talavera memanfaatkan situasi tersebut untuk tampil lebih agresif dan berani menekan.

Usaha keras tim tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-80. Nahuel Arroyo berhasil memperkecil ketertinggalan setelah menerima umpan silang dari Farrando. Dengan penyelesaian mendatar ke sudut kiri gawang, Arroyo sukses menaklukkan Andriy Lunin dan mengubah skor menjadi 2-1.

Gol ini membangkitkan kembali harapan Talavera. Dukungan penuh dari suporter membuat mereka semakin percaya diri. Tekanan demi tekanan mulai diarahkan ke pertahanan Real Madrid, yang terlihat sedikit goyah menghadapi semangat pantang menyerah lawan.

Mbappe Kembali Menjadi Pembeda

Saat Talavera tengah berusaha menyamakan kedudukan, Real Madrid justru mampu mencetak gol penting. Pada menit ke-88, Kylian Mbappe kembali menunjukkan kelasnya sebagai bintang dunia. Menerima bola di area berbahaya, Mbappe melepaskan tembakan terukur yang kembali merobek gawang Talavera.

Gol kedua Mbappe di laga ini membawa Madrid unggul 3-1 dan seolah memastikan kemenangan. Namun, drama belum berakhir. Talavera kembali memperkecil ketertinggalan di menit-menit akhir melalui Gonzalo Di Renzo, yang membuat skor berubah menjadi 3-2.

Gol tersebut membuat masa injury time terasa menegangkan bagi Madrid. Talavera mencoba memaksimalkan sisa waktu untuk mencari gol penyeimbang, sementara Real Madrid memilih bermain aman dan menjaga keunggulan. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 3-2 tetap bertahan untuk kemenangan tim tamu.

Evaluasi dan Makna Kemenangan

Kemenangan ini memastikan Real Madrid melangkah ke babak 16 besar Copa del Rey, dengan calon lawan berikutnya yang akan ditentukan melalui undian pada 7 Januari mendatang. Meski lolos, performa Madrid dalam laga ini menjadi bahan evaluasi penting bagi Carlo Ancelotti.

Di satu sisi, kemenangan menunjukkan mental juara dan kemampuan Madrid untuk tetap tenang di situasi sulit. Kylian Mbappe kembali membuktikan perannya sebagai pembeda, mencetak dua gol krusial yang menentukan hasil akhir. Kontribusinya menjadi kunci bagi Madrid untuk menghindari kejutan memalukan.

Di sisi lain, rapuhnya pertahanan di babak kedua dan kesulitan menghadapi tim dengan motivasi tinggi menjadi catatan tersendiri. Ancelotti kemungkinan akan melakukan pembenahan, terutama dalam menjaga konsistensi permainan saat melakukan rotasi pemain.

Bagi Talavera, meski tersingkir, penampilan mereka layak mendapat apresiasi. Menghadapi Real Madrid dan mampu mencetak dua gol adalah pencapaian besar bagi tim divisi tiga. Laga ini juga menunjukkan bahwa Copa del Rey tetap menjadi ajang penuh kejutan, di mana perbedaan kasta tidak selalu mencerminkan jalannya pertandingan.

Langkah Selanjutnya di Copa del Rey

Dengan tiket 16 besar di tangan, Real Madrid kini bisa kembali fokus ke kompetisi lain sembari menunggu undian babak berikutnya. Copa del Rey tetap menjadi target penting bagi Los Blancos, terutama untuk menjaga peluang meraih gelar domestik musim ini.

Pertandingan melawan Talavera menjadi pengingat bahwa tidak ada laga yang bisa dianggap enteng. Setiap tim, apa pun levelnya, bisa menjadi ancaman jika diberi ruang dan kesempatan. Bagi Madrid, kemenangan 3-2 ini bukan hanya soal lolos, tetapi juga pelajaran berharga dalam perjalanan panjang mereka di Copa del Rey 2025/26.

Baca Juga : Hasil Drawing Carabao Cup: Newcastle Tantang Manchester City di Semifinal

Jangan Lewatkan Info Penting Dari : otomotifmotorindo

By admin