Hasil menarik tersaji pada lanjutan Super League Indonesia pekan ke-16. Persebaya Surabaya sukses memenangkan Derbi Suramadu dengan skor tipis 1-0 atas Madura United, sementara Persija Jakarta terus menjaga tekanan di papan atas klasemen usai menaklukkan Persijap Jepara.
Dua kemenangan tersebut membuat persaingan menuju puncak klasemen semakin ketat, terutama dengan Borneo FC yang masih menjadi pemimpin sementara.
Persebaya Kukuh di Derbi Suramadu
Bertanding di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, laga Derbi Suramadu berlangsung panas dan penuh tensi. Persebaya dan Madura United sama-sama tampil agresif sejak menit awal, namun skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Madura United mulai kehilangan kendali permainan setelah Jorge Mendonca harus meninggalkan lapangan akibat kartu kuning kedua pada menit ke-66. Keunggulan jumlah pemain itu dimanfaatkan dengan baik oleh Persebaya.
Gol penentu kemenangan Bajul Ijo tercipta pada menit ke-73 melalui Bruno Moreira, yang sukses menuntaskan umpan matang Malik Risaldi. Gol tersebut langsung mengubah dinamika pertandingan dan membuat Madura United kesulitan bangkit.
Drama belum usai. Persebaya juga harus mengakhiri laga dengan sepuluh pemain setelah Mihailo Perovic menerima kartu kuning kedua di masa injury time. Meski demikian, keunggulan 1-0 tetap bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Persebaya menjadi sembilan laga beruntun. Tambahan tiga poin membawa mereka naik ke peringkat lima klasemen dengan 25 poin, sementara Madura United tertahan di posisi ke-13 dengan 17 poin.
Persija Jakarta Terus Tempel Borneo FC
Di laga lain yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Persija Jakarta tampil dominan saat menjamu Persijap Jepara. Meski menguasai permainan sejak awal, Macan Kemayoran sempat kesulitan membongkar pertahanan tim tamu.
Babak pertama berakhir tanpa gol, meskipun Persija terus menekan lewat permainan terbuka dan kecepatan sayap. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-61 melalui gol Arlyansyah Abdulmanan.
Gol tersebut terasa spesial karena menjadi gol perdana pemain muda berusia 20 tahun itu di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Kepercayaan diri Persija pun meningkat setelah unggul satu gol.
Kemenangan Persija dipastikan pada menit ke-79 lewat gol Aditya Warman. Skor 2-0 bertahan hingga akhir laga dan memastikan tiga poin penting bagi tim ibu kota.
Klasemen Makin Memanas
Hasil ini membuat Persija Jakarta mengoleksi 35 poin dan menempati peringkat dua klasemen sementara, terus membayangi Borneo FC di puncak. Persaingan papan atas pun kian menarik, dengan selisih poin yang semakin tipis.
Sebaliknya, Persijap Jepara kian terpuruk di zona degradasi. Tim asal Jawa Tengah itu kini berada di peringkat ke-17 dengan sembilan poin dan memperpanjang catatan buruk tanpa kemenangan menjadi 11 laga beruntun, sepuluh di antaranya berakhir dengan kekalahan.
Sinyal Kuat Perebutan Gelar
Kemenangan Persebaya dan Persija pada pekan ini menunjukkan bahwa perebutan gelar Super League musim 2025/2026 masih sangat terbuka. Konsistensi Persebaya di jalur tak terkalahkan serta performa stabil Persija membuat tekanan terhadap Borneo FC semakin nyata.
Dengan masih panjangnya kompetisi, setiap laga kini bernilai krusial. Sedikit saja terpeleset, posisi di papan atas bisa berubah drastis. Para pendukung pun dipastikan akan terus disuguhkan persaingan sengit hingga akhir musim.
Baca Juga : RESMI: John Herdman Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia
Cek Juga Artikel Dari Platform : jalanjalan-indonesia

